Dalam dunia rekrutmen yang kompetitif, CV atau daftar riwayat hidup adalah dokumen pertama yang dilihat oleh perekrut. Namun, banyak pelamar kerja melakukan kesalahan fatal dengan mencantumkan bagian "Objectives" atau tujuan karir yang tidak sesuai dengan posisi yang mereka lamar. Ini adalah salah satu kesalahan umum yang dapat membuat aplikasi Anda langsung ditolak, meskipun kualifikasi Anda mungkin sesuai.
Ketika Anda mencantumkan tujuan karir yang tidak relevan atau bahkan bertentangan dengan pekerjaan yang Anda lamar, ini mengirimkan sinyal yang salah kepada perekrut. Mereka mungkin berpikir bahwa Anda tidak benar-benar tertarik pada posisi tersebut, Anda tidak memahami apa yang diperlukan peran itu, atau Anda tidak melakukan riset tentang perusahaan.
Mencantumkan objektif yang bertentangan bisa dalam bentuk pernyataan seperti:
Ada beberapa alasan mengapa mencantumkan objektif yang tidak sesuai dapat merusak peluang Anda:
Solusi untuk masalah ini adalah memastikan bahwa tujuan karir yang Anda cantumkan dalam CV Anda selaras dengan pekerjaan yang Anda lamar. Objektif Anda harus menunjukkan bahwa Anda memiliki pemahaman yang jelas tentang posisi dan perusahaan, serta bagaimana Anda dapat berkontribusi.
Baca deskripsi pekerjaan dengan teliti dan pahami apa yang dicari oleh perusahaan. Apa tanggung jawab utama? Apa keterampilan yang diperlukan? Apa nilai yang diutamakan perusahaan?
Hindari menggunakan objektif generik yang sama untuk semua aplikasi. Sesuaikan objektif Anda untuk setiap posisi yang Anda lamar untuk menunjukkan bahwa Anda serius dan telah melakukan riset.
Alih-alih hanya menyebutkan apa yang Anda inginkan dari pekerjaan, fokus pada apa yang dapat Anda tawarkan. Contoh yang baik adalah, "Menggunakan keterampilan analitik saya untuk membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional."
Objektif yang baik adalah spesifik, jelas, dan ringkas - biasanya tidak lebih dari 2-3 kalimat.
Gunakan objektif Anda untuk menyoroti keterampilan atau pengalaman yang relevan dengan posisi.
"Ingin mendapatkan posisi yang menantang dengan gaji tinggi dan peluang cepat untuk promosi."
"Mencari pekerjaan di mana saya bisa belajar hal baru sambil memimpin tim, meskipun melamar untuk posisi asisten."
"Bertujuan untuk beralih ke bidang manajemen proyek saat melamar untuk posisi desainer grafis."
"Profesional pemasaran dengan 5 tahun pengalaman dalam media sosial, mencari posisi Spesialis Media Sosial untuk meningkatkan jangkauan digital dan keterlibatan pelanggan untuk [Nama Perusahaan]."
"Data analyst terampil dengan keahlian dalam Python dan SQL, ingin berkontribusi pada tim analitik [Nama Perusahaan] untuk mengubah data menjadi wawasan bisnis yang dapat ditindaklanjuti."
"Desainer grafis dengan pengalaman dalam penciptaan merek dan desain UI, mencari posisi untuk meningkatkan identitas visual dan pengalaman pengguna [Nama Perusahaan]."
Sertakan kata kunci dari deskripsi pekerjaan dalam objektif Anda. Ini tidak hanya menunjukkan keselarasan, tetapi juga membantu ketika CV Anda melewati sistem pelacakan pelamar (ATS).
Menyebutkan nama perusahaan menunjukkan bahwa Anda telah menyesuaikan CV khusus untuk mereka dan bukan hanya mengirimkan aplikasi secara massal.
Daripada hanya menyatakan apa yang Anda inginkan, tunjukkan bagaimana Anda dapat memberikan nilai kepada perusahaan.
Jangan berlebihan dengan klaim atau janji yang tidak realistis. Tetaplah profesional dan realistis.
Jika Anda tidak dapat membuat objektif yang benar-benar relevan dan bermanfaat, pertimbangkan untuk menghapus bagian ini sama sekali dan fokus pada bagian lain dari CV seperti ringkasan kualifikasi atau pengalaman kerja.
Mencantumkan objektif yang bertentangan dengan pekerjaan yang Anda lamar adalah kesalahan umum yang dapat merusak peluang Anda sebelum wawancara dimulai. Namun, dengan memastikan bahwa tujuan Anda selaras dengan posisi, Anda dapat menunjukkan kepada perekrut bahwa Anda adalah kandidat yang serius, terinformasi, dan cocok.
Ingatlah bahwa objektif yang baik tidak hanya menyatakan apa yang Anda inginkan, tetapi juga menunjukkan bagaimana Anda dapat berkontribusi pada perusahaan. Dengan merancang objektif yang dipersonalisasi dan relevan, Anda meningkatkan peluang Anda untuk diperhatikan dan mendapatkan panggilan wawancara.
Luangkan waktu untuk menyempurnakan bagian ini dari CV Anda, karena seringkali ini adalah hal pertama yang dilihat perekrut. Objektif yang baik dapat membantu Anda membedakan diri dari pelamar lain dan menunjukkan bahwa Anda adalah kandidat yang tepat untuk pekerjaan tersebut.
```