Saat membuat CV atau resume, banyak pelamar kerja membuat kesalahan umum dengan memasukkan bagian "Objektif" yang berisi pernyataan generik dan tidak spesifik. Kesalahan ini dapat membuat CV tampak kurang profesional dan melemahkan peluang untuk mendapatkan panggilan wawancara.
Contoh pernyataan objektif yang sebaiknya dihindarkan:
"Saya mencari posisi yang menantang di perusahaan yang berkembang pesat di mana saya dapat mengembangkan karier saya dan berkontribusi pada kesuksesan perusahaan."
Alih-alih menggunakan pernyataan objektif yang generik, ganti dengan ringkasan profesional yang kuat dan informatif. Ringkasan profesional harus:
Contoh ringkasan profesional yang efektif:
"Profesional pemasaran digital dengan pengalaman 7 tahun dalam mengembangkan strategi kampanye yang meningkatkan konversi hingga 45%. Keahlian dalam SEO, SEM, dan analitik data dengan pengalaman memimpin tim lintas fungsi. Bersertifikat Google Ads dan Analytics dengan fokus pada pertumbuhan pendapatan dan pengalaman pelanggan."
Ringkasan profesional memberikan gambaran yang lebih baik tentang siapa Anda sebagai profesional dan apa yang dapat Anda tawarkan. Bagian ini membantu perekrut dengan cepat memahami nilai Anda dan menentukan apakah keahlian dan pengalaman Anda sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan menyajikan informasi yang relevan dan spesifik di awal CV, Anda meningkatkan peluang untuk membuat kesan pertama yang positif.